16 Desember 2008

Siapa sahabatku?

Sahabat, mereka adalah harta terbesar dalam hidup saya setelah Iman dan pemikiran saya. Saya mendefinisikan sahabat sebagai orang yang dapat saya percaya secara emosional maupun secara organisasi. Mungkin definisi sahabat menurut orang berbeda-beda, namun itulah sahabat menurut saya, saya tidak percaya dengan jargon yang mengatakan bahwa setiap orang adalah sahabat, karena menurut saya sahabat adalah sesuatu yang spesial dan istimewa dan tidak semua orang dapat diklasifikasikan sebagai sahabat.

Dalam perjalanan hidup saya, sahabat sedikit banyak berkontribusi dalam pembentukan pribadi saya, namun tidak terlalu banyak karena menurut saya, saya bukanlah seorang yang dapat dirubah dari luar. Saya hanya dapat dirubah dari diri saya sendiri. Akan sangat menyebalkan bagi saya jika ada orang yang berkata akan merubah saya. Namun, melalui sahabat saya dapat mengubah diri saya walaupun sedikit.

Sampai saat ini, saya merasa belum memiliki sahabat yang saya idamkan, mungkin karena saya bukanlah orang yang terbuka. Namun, mendapatkan seorang sahabat yang tulus dan selalu mengingatkan saya ketika saya salah adalah salah satu hal yang akan saya kejar dalam hidup. Jikalau tidak ada orang yang dapat memenuhi tujuan saya tersebut, cukuplah saya sendirian melawan dunia.

Dari sekian orang yang menjadi sahabat saya, masih terdapat kebingungan dalam diri saya untuk melihat siapa yang terbaik. Untuk mengatasi hal tersebut saya menganggap semua sahabat saya adalah yang terbaik. Dalam doa saya, saya berdoa agar kami semua sama-sama dikumpulkan kembali di Surga Allah

Amien

1 komentar:

bilqis mengatakan...

ngeh ngeh.